Pages

Cerita penjaga warnet



Suharto       :”Selamat siang pak? Permisi saya ingin meminta izin untuk                            mewawancarai bapak mengenai usaha yang bapak buka ini”
Pak Asep     :”ya silahkan dek.”
Suharto       :”Nama bapak siapa?”
Pak Asep     :”Nama saya bapak asep subana umur saya 65 tahun.”
Suharto       :”jadi bapak memulai membuka usaha warnet ini sudah berapa                 lama?”
Pak Asep     :”saya membuka warnet ini sudah 3 Tahun
Suharto       :”mengapa bapak memilih untuk membuka usaha warnet ini?”
Pas Asep:     :”menurut saya usaha warnet ini beresiko kecil.”
Suharto       :”sebelum membuka warnet ini bapak pernah membuka usaha apa?”
Pak Asep     :”saya adalah pensiunan dari sebuah perusahaan pemerintah, dulu saya  pernah menjadi kontraktor tapi saya merugi karena ditipu oleh teman bisnis saya sendiri.”
Suharto       :”Omset dari warnet ini perbulannya berapa pak?”
Pak asep      :” Omsetnya hanya sekitar 200 ribu-300 ribu perbulan, ya lumayan dek untuk perbulannya, sangat jauh sekali dengan saat saya menjadi seorang kontraktor.”
Suharto       :”Warnet bapak buka sampai jam berapa pak?”
Pak Asep     :”Warnet ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam.”
Suharto       :”perjam berapa pak?”
Pak Asep     :”untuk perjam disini saya hanya mematok harga 2 ribu perjam.”
Suharto       :”Kenapa awalnya bapak memilih membuka warnet?”
Pak Asep     :”Sebenernya awalnya saya hanya iseng, tapi sebenernya saya membuka warnet tidak sekedar untung, tetapi membuka warnet ini dapat membantu masyarakat untuk menuntut ilmu, dan mencerdaskan orang-orang yang membutuhkan sumber pengetahuan.”
Suharto       :”Bapak pensiun tahun berapa?”
Pak Asep     :”saya pensiun tahun 2000, lalu saya menjadi kontraktor tetapi hanya sampai 2 tahun, 2012 saya mencoba membuka warnet ini, dengan modal yang saya dapat dari uang pensiunan saya mencoba membuka warnet sendiri dan saya memasang 13 buah komputer”
Suharto       :”Selama bapak membuka warnet apa kesan yang bapak dapat?”
Pak Asep     :”Bisa menambah wawasan, karena saya selalu memanfaatkan koneksi internet saat saya menjaga warnet untuk membuka informasi-informasi terkini untuk menambah wawasan saya.”
Suharto       :”Pesan apa yang bapak ingin sampaikan?”
Pak Asep     :”Jika ingin membuka usaha pelajari dulu usaha yang ingin anda buka,carilah ilmu sebanyak-banyaknya sampai mati,manfaatkan waktu sebaik-baiknya, Selalu dekatkan diri dengan allah, dan Ilmu Bukan untuk diri kita sendiri tapi untuk bersama”
Suharto       :”Terimakasih pak atas waktu,dan pembelajaran yang bapak telah berikan”
Pak Asep     :”ya dek sama-sama, memang pengalaman adalah pembelajaran yang paling berharga.”

fokcoy

FokCoy - Kelompok 3 Pengantar Wirausaha dari UNAS PASIM yang beranggotakan 8, Luky Lukman, Handika Caesar, Rizwan Rifaldi, Muhammad Riyadi, Suharto, Ravialy, Hilman,Rizky Bayu, Abdul Hakim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar